Bagaimana Stress Asam Lambung Naik Terjadi dan Tips Mengobatinya

√ Bagaimana Stress Asam Lambung Naik Terjadi? Ketahui Alasan dan Tips Mengobatinya

Apakah stress asam lambung naik memang mungkin terjadi? Barangkali, pertanyaan ini sering muncul di pikiran Anda. Apalagi kalau rasa sakit di area ulu hati seringnya timbul saat Anda sedang stres atau punya banyak pikiran.

Bagaimana Stres Memicu Maag

Pada lambung yang kondisinya sehat, ada lendir penghalang untuk mencegah terjadinya kontak langsung antara asam lambung dengan lapisan permukaan dalam organ ini. Dan lendir ini diproduksi terus-menerus sebagai pelindung lapisan dalam dari dinding lambung.

Kondisinya haruslah seimbang. Asam lambung jangan sampai melukai dinding dalam lambung berkat adanya lendir penghalang tadi. Lalu, jika ada kontak langsung, lambung idealnya akan segera “menambal” dengan segera.

Sementara itu, bagi seseorang yang menderita maag, keseimbangan ini tidak dapat berjalan dengan baik. Akibatnya, lapisan lambung pun bersentuhan langsung dengan asam lambung. Kerusakan yang lebih lanjut pada dinding bagian dalam organ yang satu ini pun terjadi. Lebih parah lagi, kondisi ini dapat berlanjut menjadi tukak lambung.

Ada beberapa hal yang dapat memicu terjadinya kontak tersebut. Salah satunya adalah produksi asam lambung yang berlebih sehingga lendir penghalang yang dihasilkan tidak mampu menahannya.

Lantas, bagaimana hubungan antara naiknya asam lambung karena stres?

Stres sangat memengaruhi kondisi tubuh kita secara keseluruhan. Salah satunya adalah dengan meningkatnya senitiviitas tubuh terhadap rasa rakit karena rangsangan pada bagian otak tertentu yang dipicu stres. Jadi, meskipun asam lambung tidak terlalu meningkat, penderita akan merasa lebih sensitif.

Alasan lainnya adalah dampak stres dalam menurunkan jumlah hormon yang dikenal dengan prostaglandin. Padahal, hormon tersebut berfungsi untuk membantu memperkuat lendir penghalang di dalam lambung tersebut.

Selain dikarenakan stres atau tekanan, turunnya kadar hormon prostaglandin juga dapat diakibatkan oleh faktor-faktor lainnya. Misalnya penggunaan obat kategori NSAID atau anti-radang dan non-steroid, konsumsi alkohol, jenis-jenis antibiotik tertentu, rokok, dan infeksi yang disebabkan bakteri H.pylori.

Bagaimana Cara Mengelola dan Mengendalikan Stres

Sayangnya, stres tidak dapat dihindari. Meski demikian, untungnya stres masih bisa kita kendalikan atau kelola. Pastinya cara ini akan sangat membantu Anda jika naiknya asam lambung sering dialami ketika sedang banyak pikiran.

Bagaimana caranya?

Sebenarnya, ada berbagai macam pilihan yang dapat Anda pilih untuk mengendalikan tingkat stres Anda. Misalnya, jangan lupa untuk makan teratur terlepas dari seberapa sibuknya Anda. Menjaga agar Anda tidak kurang tidur juga akan sangat membantu mengatasi stres. Sebab, kurang tidur akan membuat tubuh lekas lelah sehingga stres pun bisa dijamin akan datang.

Jika Anda akhirnya sudah memiliki waktu luang, Anda bisa manfaatkan momen tersebut untuk beristirahat. Melakukan kegiatan yang Anda sukai juga akan sangat membantu menyingkirkan beban pikiran. Contohnya, Anda bisa lakukan hobi Anda.

Ubah Gaya Hidup

Mengubah gaya hidup akan berpengaruh besar terhadap kadar stres Anda. Salah satunya adalah dengan menjaga pola makan. Hindari jenis-jenis makanan yang dapat memicu naiknya asam lambung, seperti makanan berlemak. Sebab, waktu yang diperlukan untuk mencerna makanan berlemak lebih lama, sehingga lambung pun akan mengeluarkan asam lambung lebih banyak.

Hindari juga cokelat, makanan pedas, kopi, dan alkohol karena dapat membuat katup di bagian bawah kerongkongan “longgar”. Akibatnya, asam lambung pun naik dengan lebih mudah.

Pakaian yang Anda kenakan juga dapat menimbulkan maag. Karenanya, hindari mengenakan pakaian yang ketat pada bagian perut. Tekanan tersebut dapat membuat isi perut Anda terpancing dan kembali ke esofagus, dan bahkan membuat Anda muntah-muntah. Pakaian yang longgar di area perut pastinya jauh lebih disarankan.

Terakhir, sebaiknya Anda tidak sering-sering melakukan gerakan yang dapat menekan bagian perut Anda. Dan jangan langsung berolahraga setelah makan. Baiknya, tunggu kira-kira 2 sampai 4 jam setelah makan sebelum Anda berolahraga.

Comments are closed.