Cara Mengobati Sakit Maag Sampai Sembuh Total

Cara Mengobati Sakit Maag Sampai Sembuh Total

Semua orang tentunya tidak ingin menderita penyakit apapun, termasuk maag. Mereka yang sudah terlanjur memiliki kondisi ini, akibatnya harus sangat berhati-hati ketika memilih makanan dan mengatur pola hidup. Sebab, penyakit maag baru bisa sembuh total jika diimbangi dengan perubahan gaya hidup. Karenanya, obat saja tidak cukup.

bacaan lain : Maag Akut Penyebab Kematian? Ketahui dan Pahami Cara Pengobatannya!

Pengobatan Medis untuk Maag

Meski demikian, mengonsumsi obat maag merupakan solusi yang paling pertama dilakukan oleh semua penderita penyakit ini. Obat-obatan yang mengandung antasida adalah opsi yang paling banyak ditemukan di pasaran. Bentuknya sendiri bisa berupa tablet atau sirup. Tetapi, apakah semua penyakit maag dapat diatasi hanya dengan antasida saja?


Jawabannya adalah tidak. Sebab, penyebab sakit maag yang Anda derita adalah faktor penting dalam menentukan penanganan medis yang tepat. Penyebab penyakit maag dan pengobatannya sangat berkaitan satu sama lain. Jika penyebabnya adalah faktor A, maka pengobatannya akan berbeda jika penyebab maag yang diderita adalah faktor B. Terlebih lagi, ada jenis obat-obat tertentu yang menjadi pemicu sakit maag. Contoh yang paling umum adalah obat anti-radang dan non-steroid seperti ibuprofen yang biasa diberikan untuk mengatasi demam dan nyeri.

Nah, mengacu pada hubungan antara pemicu maag dengan pengobatannya, maka berkonsultasi dengan dokter jelas sangat dianjurkan. Apalagi jika kondisi Anda tidak kunjung pulih setelah beberapa hari mengonsumsi antasida.

Berikut ini adalah langkah penanganan medis yang umum diberikan kepada penderita maag beserta penyebabnya.

1. Pengobatan dengan proton pump inhibitor atau PPI.
Obat ini diresepkan oleh dokter jika obat pereda rasa sakit adalah pemicu maag yang diderita. Fungsi obat ini adalah untuk menurunkan tingkat keasaman di dalam lambung agar luka yang terbentuk pada dinding lambung bisa memulihkan kondisinya. Beberapa jenis obat PPI adalah omeprazole, dexlansoprazole, dan lansoprazole.

2. Antibiotik.
Jenis obat satu ini diberikan kepada pasien apabila penyebabnya adalah infeksi bakteri. Berdasarkan diagnosis yang dilakukan, dokter bisa jadi akan meresepkan antibiotik dan obat PPI.

3. Endoskopi di bagian atas.
Langkah ini dilakukan apabila kasus maag yang diderita pasien telah menyebabkan terjadinya pendarahan.

4. Operasi.
Tindakan ini dilakukan apabila maag sudah begitu kronisnya sampai menimbulkan lubang pada dinding lambung. Pendarahan parah yang tidak mampu diatasi oleh endoskopi juga biasanya akan ditangani dengan operasi.

Dan meskipun penanganan secara medis akan dapat mengatasi maag secara efektif, bukan berarti penyakit ini tidak akan kembali. Karena itulah dokter akan selalu menyuruh pasiennya untuk menerapkan perubahan pada gaya hidup.

Ubah Gaya Hidup dan Perhatikan Pola Makan

Karena maag berkaitan dengan sistem pencernaan, terutama lambung, maka pola makan jelas harus diperbaiki. Jauhi dan buang jenis-jenis makanan berikut ini dari daftar menu Anda:

• Makanan berlemak.
Kandungan lemak yang tinggi akan memperparah radang selaput lambung. Apalagi lemak trans alias lemak jahat yang banyak terkadung di dalam makanan olahan atau instan. Selain buruk untuk lambung, makanan jenis ini juga dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi, obesitas, dan serangan jantung.

• Makanan olahan.
Selain lemak trans, makanan olahan juga kaya akan gula yang sama-sama dapat menimbulkan reaksi iritasi pada selaput lambung. Hindari makanan seperti mi, pasta, dan roti putih.

• Makanan pedas.
Rasa pedas bukan hanya akan memperparah gejala maag, tapi juga menimbulkan reaksi refluks atau naiknya makanan dari lambung ke esofagus.

• Sayuran mentah.
Ini adalah salah satu pantangan nomor 1, terutama bagi para penderita maag kronis. Sebab, agar nutrisi diserap tubuh secara maksimal dan tidak lantas menimbulkan gas di dalam perut, makanan harus mudah dicerna. Padahal, sayuran mentah lebih sulit dicerna tubuh. Konsumsi sayur yang dimasak dan sudah dipotong menjadi kecil-kecil.

Selain makanan yang menjadi pantangan tersebut, Anda juga harus mengubah kebiasaan sehari-hari Anda.

  • Jangan tidur atau berbaring setelah makan. Setidaknya, tunggu sampai 2 atau 3 jam.
  • Kurangi porsi makan Anda, namun makan lebih sering. Misalnya, jika Anda biasa makan 3 kali sehari, ubah menjadi 6 kali sehari namun dengan jumlah porsi yang sudah dikurangi menjadi separonya.
  • Berhenti merokok dan mengonsumsi makanan atau minuman beralkohol.
  • Rajin berolahraga.
    Semoga penjelasan mengenai penyakit maag dan pengobatannya di atas dapat bermanfaat bagi Anda.

Comments are closed.