Cara Mengobati Sakit Maag Akut Secara Alami dan Mandiri

Secara umum, maag merupakan kondisi di mana lapisan lambung terganggu. Penyebabnya bervariasi, seperti konsumsi minuman beralkohol yang berlebihan, penggunaan obat pereda nyeri yang berlebihan, dan bakteri H. pylori. Gejalanya yang umum termasuk rasa mual, muntah-muntah, dan rasa sakit di area abdomen.

Sebagian besar pasien pengidap maag dapat mengobatinya dan meredakan gejalanya sendiri. Ada juga saat-saat ketika gejala yang timbul memaksa pasien untuk menemui dokter. Sementara itu, ada juga pasien yang merasakan manfaat dari cara mengobati maag akut secara alami.

Ubah Pola Makan Anda

Maag umumnya dipicu oleh fungsi sistem pencernaan yang bekerja terlalu keras sehingga lapisan mukosa lambung pun terganggu. Karenanya, untuk mengobati dan mencegah maag, hindari jenis-jenis makanan yang dapat menimbulkan iritasi pada lambung. Jenis makanannya dapat bervariasi dari satu individu dengan individu lainnya.

Untuk mengetahui jenis makanan apa yang dapat menimbulkan masalah pada lambung Anda, catat makanan yang Anda konsumsi selama seminggu. Anda dapat gunakan catatan tersebut untuk mengidentifikasi tepatnya jenis makanan apa yang membuat maag kambuh.

Biasanya, jenis-jenis makanan berikut ini dikenal dapat memicu maag:

  • Makanan instan dan mengandung pengawet.
  • Makanan yang tinggi kandungan gluten.
  • Makanan asam.
  • Produk olahan susu.
  • Makanan yang tinggi gula.

Singkirkan Bakteri H. pylori dengan Ekstrak Bawang Putih

Apabila maag yang Anda derita disebabkan oleh bakteri H. pylori, Anda dapat menyingkirkannya dengan mengonsumsi ekstrak bawang putih. Setidaknya, sudah ada satu penelitian yang telah membuktikan bahwa konsumsi ekstrak bawang putih dapat membunuh bakteri H. pylori secara efektif.

Dengan Probiotik

Probiotik memiliki berbagai manfaat, terutama yang berkaitan dengan urusan sistem pencernaan. Khasiatnya yang utama adalah untuk meningkatkan fungsi pencernaan serta menjaga agar sistem pembuangan bekerja secara teratur. Anda dapat mengonsumsi suplemen probiotik yang akan “memasukkan” bakteri baik ke dalam saluran pencernaan Anda. Sehingga, persebaran bakteri H. pylori pun dapat dihentikan sambil memulai proses penyembuhan usus Anda.

Probiotik juga dapat ditemukan di dalam makanan fermentasi yang mengandung probiotik, seperti:

  • Kimchi (makanan khas Korea).
  • Yogurt.
  • Kefir.
  • Kombucha (minuman fermentasi yang terbuat dari teh hitam atau teh hijau).
  • Sauerkraut (mirip seperti kimchi, tapi potongan kubisnya lebih halis dan memiliki tingkat keasaman lebih tinggi).

Minum Teh Hijau dengan Madu

Mengonsumsi teh hijau yang disajikan dengan madu, terutama madu murni, sangat bermanfaat dalam proses penyembuhan maag. Minumlah teh yang masih hangat untuk menenangkan saluran cerna Anda, serta mempermudah pencernaan di dalam lambung. Bahkan, sudah ada penelitian yang menunjukkan perbedaan besar pada pasien penderita maag yang mengonsumsi teh dengan madu sekali seminggu secara teratur.

Untuk jenis madu, Anda juga bisa mencoba madu Manuka. Jenis madu dari Selandia Baru ini terbukti mengandung zat anti bakteri yang tentu akan membantu melawan perkembangan H. pylori.

Penggunaan Minyak Esensial

Minyak esensial atau minyak atsiri terkenal akan manfaatnya bagi kesehatan. Dan beberapa jenis minyak esensial telah terbukti memiliki efek dalam melawan perkembangan bakteri H. pylori, terutama yang terbuat dari serai dan lemon verbena.

Makan dengan Porsi yang Lebih Kecil

Maag tidak hanya dipicu oleh apa yang Anda makan, tapi juga bagaimana Anda makan. Bagi pasien penderita maag, penting untuk membuat proses pencernaan berlangsung semudah mungkin mengingat kondisi lambung dan usus mereka. Ketika penderita maag makan dalam porsi besar, hal tersebut akan menambahkan tekanan pada saluran cerna untuk mengubah semuanya menjadi energi.

Lain cerita jika Anda makan dalam porsi kecil, namun lebih sering. Misalnya, jika Anda biasa makan 3 kali sehari, kurangi porsinya menjadi separuh tetapi makanlah 6 kali sehari. Hal ini akan membantu tubuh meredakan gejala maag dan menjaga agar pasokan energi Anda tetap terjaga sepanjang hari.

Perubahan Gaya Hidup

Jangan sepelakn maag; kondisi ini merupakan faktor risiko kanker perut. Karenanya, cermati gaya hidup Anda dan lakukan perubahan yang perlu agar gaya hidup Anda menjadi lebih baik. Turunkan berat badan bila perlu. Berhenti merokok dan konsumsi minuman beralkohol untuk menyembuhkan dan mencegah maag di kemudian hari.

Penyebab dan Cara Menghilangkan Mual Karena Maag

Ada berbagai faktor penyebab timbulnya rasa mual yang dialami oleh seseorang. Contohnya adalah penggunaan jenis obat tertentu, keracunan makanan, infeksi, dan kehamilan. Tingkat keparahan rasa mual sendiri bervariasi, mulai dari ringan sampai rasa nyaman tak tertahankan yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Untuk kesempatan kali ini, fokus bahasan adalah mual akibat maag.

Penyebab Rasa Mual Ketika Maag Kumat

Bagaimana maag bisa menyebabkan munculnya rasa mual? Ada beberapa faktor yang menjadi pemicunya. Meski demikian, semuanya mengarah pada 1 hal. Yaitu ketidakmampuan LES atau lower esophageal sphickter untuk menutup rapat setelah Anda menelan makanan atau minuman. LES ini adalah sebuah rangkaian otot yang memisahkan esofagus dengan perut. Jika kinerja LES menurun, maka asam lambung dan makanan dapat naik kembali ke tenggorokan melalui esofagus.


Lantas, apa penyebab melemahnya fungsi LES? Berikut ini adalah contoh jenis makanan dan minuman yang seringnya memicu kondisi ini:

  • Makanan berminyak dan berlemak, terutama yang kandungan lemak trans atau lemak jahatnya tinggi
  • Tomat dan saus merah
  • Buah-buahan citrus (karena sifatnya yang asam)
  • Makanan pedas
  • Cokelat
  • Peppermint
  • Minuman dengan kandungan kafein seperti kopi (baik kopi biasa maupun decaf)
  • Minuman ringan atau bersoda
  • Alkohol

Pasien penderita refluks asam lambung (naiknya asam lambung ke esofagus) akan merasakan rasa asam di mulut. Hal tersebut disebabkan naiknya asam lambung tersebut. Dari rasa asam tersebut, beserta dengan sendawa dan batuk terus-menerus yang berkaitan dengan refluks dan maag. Kemudian, rasa mual dan bahkan muntah pun mengikuti.

Gejala maag lainnya yang dapat memicu munculnya rasa mual adalah pencernaan yang tidak normal atau rasa terbakar di bagian dada. Tidak normalnya pencernaan pada pasien penderita maag yang sedang kambuh dikarenakan asam lambung dan isi perut yang naik dan menimbulkan iritasi pada esofagus.

Cara Menghilangkan Mual Karena Maag

Pada dasarnya, mengatasi rasa mual karena maag juga berarti mengobati penyakit maag itu sendiri. Kombinasi antara perubahan gaya hidup, obat-obatan di rumah, dan pengobatan medis dibutuhkan untuk kesembuhan total.

1. Perubahan gaya hidup.
Ada berbagai langkah yang dapat Anda lakukan untuk mengubah gaya hidup Anda agar menjadi lebih sehat. Pertama, ubah pola makan. Kurangi porsi makan Anda (misal menjadi separuhnya), namun makan lebih sering (misalnya dari 3 kali menjadi 6 kali sehari). Hal ini dikarenakan rasa mual yang bisa timbul jika perut terlalu kosong. Selain itu, jauhi dan bahkan buang makanan berlemak.

2. Berhenti merokok.
Nikotin memiliki banyak dampak pada tubuh dan kesehatan, termasuk melemahkan LES. Dengan merokok, gejala mual saat maag akan semakin mungkin terjadi.

3. Kenakan pakaian yang longgar.
Pakaian yang ketat, terutama di bagian perut, akan memberikan tambahan tekanan pada area tersebut. Hal ini juga dapat memicu timbulnya rasa mual dan refluks asam lambung.

4. Duduk dengan postur yang tepat setelah makan.
Ini adalah untuk menjaga agar asam lambung tetap berada di dalam perut. Karenanya, jangan langsung berbaring atau tidur setelah makan. Setidaknya, tunggu 2 sampai 3 jam setelah makan malam sebelum pergi tidur.

5. Pengobatan di rumah.
Mengunyah permen karet dapat membantu mengurangi kemungkinan terjadinya gangguan asam lambung. Selain itu, ini dapat membantu menghilangkan rasa asam di mulut yang timbul saat gejala maag dan mual datang. Selain itu, Anda juga dapat memanfaatkan jahe (olahan jahe seperti teh atau susu jahe, maupun suplemen jahe) untuk mengatasi gejala maag dan mual.

6. Obat-obatan medis.
Antasida merupakan jenis obat maag yang paling mudah ditemukan di pasaran. Karenanya, ini biasanya merupakan pilihan pertama para penderita maag ketika rasa sakit menyerang. Akan tetapi, jika gejala masih belum hilang setelah beberapa hari mengonsumsi antasida, segera periksakan diri Anda ke dokter.

Cara Mengobati Sakit Maag Sampai Sembuh Total

Semua orang tentunya tidak ingin menderita penyakit apapun, termasuk maag. Mereka yang sudah terlanjur memiliki kondisi ini, akibatnya harus sangat berhati-hati ketika memilih makanan dan mengatur pola hidup. Sebab, penyakit maag baru bisa sembuh total jika diimbangi dengan perubahan gaya hidup. Karenanya, obat saja tidak cukup.

bacaan lain : Maag Akut Penyebab Kematian? Ketahui dan Pahami Cara Pengobatannya!

Pengobatan Medis untuk Maag

Meski demikian, mengonsumsi obat maag merupakan solusi yang paling pertama dilakukan oleh semua penderita penyakit ini. Obat-obatan yang mengandung antasida adalah opsi yang paling banyak ditemukan di pasaran. Bentuknya sendiri bisa berupa tablet atau sirup. Tetapi, apakah semua penyakit maag dapat diatasi hanya dengan antasida saja?


Jawabannya adalah tidak. Sebab, penyebab sakit maag yang Anda derita adalah faktor penting dalam menentukan penanganan medis yang tepat. Penyebab penyakit maag dan pengobatannya sangat berkaitan satu sama lain. Jika penyebabnya adalah faktor A, maka pengobatannya akan berbeda jika penyebab maag yang diderita adalah faktor B. Terlebih lagi, ada jenis obat-obat tertentu yang menjadi pemicu sakit maag. Contoh yang paling umum adalah obat anti-radang dan non-steroid seperti ibuprofen yang biasa diberikan untuk mengatasi demam dan nyeri.

Nah, mengacu pada hubungan antara pemicu maag dengan pengobatannya, maka berkonsultasi dengan dokter jelas sangat dianjurkan. Apalagi jika kondisi Anda tidak kunjung pulih setelah beberapa hari mengonsumsi antasida.

Berikut ini adalah langkah penanganan medis yang umum diberikan kepada penderita maag beserta penyebabnya.

1. Pengobatan dengan proton pump inhibitor atau PPI.
Obat ini diresepkan oleh dokter jika obat pereda rasa sakit adalah pemicu maag yang diderita. Fungsi obat ini adalah untuk menurunkan tingkat keasaman di dalam lambung agar luka yang terbentuk pada dinding lambung bisa memulihkan kondisinya. Beberapa jenis obat PPI adalah omeprazole, dexlansoprazole, dan lansoprazole.

2. Antibiotik.
Jenis obat satu ini diberikan kepada pasien apabila penyebabnya adalah infeksi bakteri. Berdasarkan diagnosis yang dilakukan, dokter bisa jadi akan meresepkan antibiotik dan obat PPI.

3. Endoskopi di bagian atas.
Langkah ini dilakukan apabila kasus maag yang diderita pasien telah menyebabkan terjadinya pendarahan.

4. Operasi.
Tindakan ini dilakukan apabila maag sudah begitu kronisnya sampai menimbulkan lubang pada dinding lambung. Pendarahan parah yang tidak mampu diatasi oleh endoskopi juga biasanya akan ditangani dengan operasi.

Dan meskipun penanganan secara medis akan dapat mengatasi maag secara efektif, bukan berarti penyakit ini tidak akan kembali. Karena itulah dokter akan selalu menyuruh pasiennya untuk menerapkan perubahan pada gaya hidup.

Ubah Gaya Hidup dan Perhatikan Pola Makan

Karena maag berkaitan dengan sistem pencernaan, terutama lambung, maka pola makan jelas harus diperbaiki. Jauhi dan buang jenis-jenis makanan berikut ini dari daftar menu Anda:

• Makanan berlemak.
Kandungan lemak yang tinggi akan memperparah radang selaput lambung. Apalagi lemak trans alias lemak jahat yang banyak terkadung di dalam makanan olahan atau instan. Selain buruk untuk lambung, makanan jenis ini juga dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi, obesitas, dan serangan jantung.

• Makanan olahan.
Selain lemak trans, makanan olahan juga kaya akan gula yang sama-sama dapat menimbulkan reaksi iritasi pada selaput lambung. Hindari makanan seperti mi, pasta, dan roti putih.

• Makanan pedas.
Rasa pedas bukan hanya akan memperparah gejala maag, tapi juga menimbulkan reaksi refluks atau naiknya makanan dari lambung ke esofagus.

• Sayuran mentah.
Ini adalah salah satu pantangan nomor 1, terutama bagi para penderita maag kronis. Sebab, agar nutrisi diserap tubuh secara maksimal dan tidak lantas menimbulkan gas di dalam perut, makanan harus mudah dicerna. Padahal, sayuran mentah lebih sulit dicerna tubuh. Konsumsi sayur yang dimasak dan sudah dipotong menjadi kecil-kecil.

Selain makanan yang menjadi pantangan tersebut, Anda juga harus mengubah kebiasaan sehari-hari Anda.

  • Jangan tidur atau berbaring setelah makan. Setidaknya, tunggu sampai 2 atau 3 jam.
  • Kurangi porsi makan Anda, namun makan lebih sering. Misalnya, jika Anda biasa makan 3 kali sehari, ubah menjadi 6 kali sehari namun dengan jumlah porsi yang sudah dikurangi menjadi separonya.
  • Berhenti merokok dan mengonsumsi makanan atau minuman beralkohol.
  • Rajin berolahraga.
    Semoga penjelasan mengenai penyakit maag dan pengobatannya di atas dapat bermanfaat bagi Anda.

Asam Lambung Tinggi Kepala Pusing dan Cara Mengobatinya

Naiknya asam lambung atau maag biasanya ditandai dengan beberapa gejala umum. Contohnya adalah rasa sakit dan terbakar pada bagian dada, rasa pahit di lidah, dan kesulitan untuk menelan. Selain tanda-tanda maag yang umum tersebut, masih ada bermacam-macam gejala lainnya yang tidak semua orang alami, tapi rupanya berkaitan erat dengan perubahan jumlah asam lambung yang tidak normal ini. Salah satunya adalah rasa pusing atau sakit kepala, bahkan migrain.

Bahkan, sakit kepala pada pasien penderita maag yang sedang kambuh sebenarnya berkaitan erat. Umumnya, rasa sakit yang dirasakan jauh lebih besar. Dan tak jarang yang merasakan sakit kepala atau migrain bersamaan dengan sensasi panas dan terbakar di area dada.

Asam Lambung Tinggi Penyebab Kepala Pusing

Hubungan antara sakit kepala dengan asam lambung pun telah diteliti. Menurut artikel yang dipublikasikan di Cephalagia, jurnal ilmiah internasional yang berfokus pada masalah sakit kepala, disimpulkan bahwa semakin seringnya sakit kepala yang dialami juga dikaitkan dengan risiko masalah pencernaan yang lebih besar. Bagaimana bisa? Berikut ini penjelasannya.

Disebabkan oleh Sindrom POTS

POTS, atau Postural Orthostatic Tachycardia Syndrome, bisa jadi merupakan benang merah mengapa penderita maag juga mengalami sakit kepala yang sering. Kondisi ini disebabkan darah yang kembali ke jantung ketika seseorang berdiri setelah berbaring jumlahnya terlalu sedikit. Salah satu komplikasi dari POTS adalah GERD, atau nama lain dari maag. Dan sakit kepala yang dirasakan bisa jadi makin parah jika pasien sedang mengalami refluks.

Hubungan Sakit Kepala dengan Pencernaan Buruk

Meski demikian, POTS bukanlah satu-satunya pemicu sakit kepala yang dirasakan saat maag sedang kambuh. Dan karena ada perubahan jumlah asam lambung yang tidak normal saat maag kambuh, pencernaan pun menjadi tidak efisien. Hal ini juga ditengarai sebagai timbulnya sakit kepala.

Kondisi ini dikarenakan pertumbuhan bakteri seperti H. pylori yang berlebihan pada lingkungan di mana seharusnya tidak ada bakteri sama sekali. Bakteri tersebut akan memfermentasi atau membusukkan makanan yang seharusnya dicerna tubuh dan menghasilkan gas. Produksi gas akan menambah tekanan pada perut dan menyebabkan kembung. Selain pada perut, tekanan juga diberikan pada sphincter esofagus bagian bawah sehingga otot tersebut akan membuka. Peristiwa itulah yang menyebabkan naiknya asam lambung (masuk ke dalam esofagus) serta rasa panas pada dada (heartburn). Pada kondisi normal, sphincter esofagus tidak akan membuat isi perut kembali naik ke atas.

Gas yang diproduksi tadi akan mencapai ke otak dan menyebar. Persebaran itulah yang juga memberikan tekanan pada dinding otak sehingga sakit kepala pun timbul. Rasa sakit tersebut baru akan hilang jika gas sudah dibuang oleh tubuh melalui proses pembuangan normal. Hal ini pula yang menjelaskan mengapa sakit kepala menjadi lebih parah jika pasien juga sedang mengalami refluks.

Minum Obat Sakit Kepala Saja Tidak Akan Mempan!

Ketika rasa asam lambung tinggi pusing timbul, lumrah jika Anda langsung menyambar obat sakit kepala. Sayangnya, obat-obatan untuk sakit kepala tidak akan mempan, dan justru malah membuat maag Anda makin parah. Jadi, ketika sakit kepala Anda dipicu oleh asam lambung, satu-satunya jalan keluar adalah dengan mengatasi masalah asam lambung Anda terlebih dahulu.

Untuk mengembalikan tingkat keseimbangan asam lambung di dalam perut, menyingkirkan bakteri H. pylori dan mengatasi pertumbuhan bakteri jahat di usus kecil adalah solusinya. Dengan sakit maag yang hilang, rasa sakit kepala yang sering Anda rasakan ketika maag kambuh pun akan pergi dengan sendirinya.

Meski demikian, pengobatan saja tidak cukup. Anda pun harus menerapkan pola hidup yang sehat untuk menghindari faktor-faktor pemicu maag. Sistem pencernaan yang sehat merupakan salah satu kunci kesehatan tubuh dalam waktu panjang.

5 Cara Mengobati Asam Lambung Secara Alami dan Tanpa Obat Dijamin Ampuh

Mengidap penyakit asam lambung atau maag yang berlebih tentunya tidaklah mengenakkan. Kondisi ini disebabkan adanya kontak langsung antara cairan asam lambung yang diproduksi dengan dinding dalam lambung. Pemicunya adalah gangguan pada pelindung yang melapisi sisi bagian dalam lambung tersebut.

Menggunakan obat pereda asam lambung adalah cara yang paling umum untuk menangani penyakit ini. Selain itu, jenis obat-obatan maag juga tersedia bebas di pasaran sehingga Anda tidak membutuhkan resep dokter untuk mendapatkannya. Meski demikian, apakah obat merupakan satu-satunya solusi?

Tentu saja jawabannya adalah tidak! Jika Anda ingin mengobati maag dengan cara yang lebih alami, ada berbagai jenis makanan yang dapat dikonsumsi.

Berikut ini beberapa Cara Mengobati Asam Lambung Tanpa Obat Secara Alami Dijamin Ampuh

Pisang

Kandungan kalium yang banyak terdapat di dalam pisang dapat membantu tubuh dalam menyeimbangkan jumlah produksi asam lambung. Selain itu, buah ini pun mampu meningkatkan jumlah lendir yang diproduksi di dalam perut untuk menurunkan asam lambung. Anda bisa memakan pisang segera setelah timbul gejala maag atau mengonsumsinya sebelum makan.

Susu Segar

Pastinya, susu yang dimaksud di sini adalah susu murni yang tidak diolah dengan campuran apapun. Kalsium yang banyak terdapat di dalam susu akan membantu menurunkan asam lambung. Selain itu, meminum susu murni akan membantu perut menjadi terasa lebih nyaman serta menjaga agar kadar pH saluran pencernaan Anda berada pada level normal.

Jahe

Salah satu manfaat yang diminiliki oleh jenis tanaman umbi satu ini adalah mengatasi masalah yang berkaitan dengan asam lambung. Anda dapat mencampurkan jahe yang sudah disangrai dengan secangkir teh atau segelas susu. Kemudian, minum pada malam hari sebelum tidur. Biasanya, kondisi Anda akan membaik saat bangun tidur.

Apel

Memang benar bahwa makanan yang asam sebaiknya dihindari oleh para penderita penyakit asam lambung. Meski demikian, buah yang satu ini justru baik untuk penderita maag. Dalam mengobati maag, konsumsi apel akan membantu kerja enzim di dalam tubuh dalam mengatur jumlah asam lambung yang diproduksi. Makan 2 buah apel setiap hari sampai kondisi Anda membaik.

Vitamin B

Anda dapat mendapatkan asupan vitamin B, terutama vitamin B2 dan B6, dari berbagai jenis makanan. Contohnya adalah ikan tuna, sarden, salmon, bayam, dan bermacam-macam jenis kacang-kacangan. Fungsi dari nutrisi ini adalah untuk menekan jumlah asam lambung yang dirpoduksi. Bahkan, vitamin B juga dianjurkan untuk dikonsumsi ibu hamil jika timbul gejala masalah asam lambung selama masa kehamilan.

Meskipun cara-cara di atas juga ampuh dalam mengobati asam lambung, terkadang ada pasien yang masih merasakan gejalanya setelah beberapa hari berlalu. Jika hal ini yang terjadi pada Anda, segera hubungi dokter untuk mendapatkan diagnosis lebih lanjut dan terhindar dari maag akut penyebab kematian.

Mengingat sakit maag itu mahal dan sangat mengganggu aktifitas, maka ada baiknya Anda mengetahui cara pencegahannya. Berikut ini kunci pencegahan yang berhasil kami rangkum.

Mencegah Naiknya Asam Lambung

Tentu saja, mencegah lebih baik daripada mengobati. Agar Anda tidak menderita masalah yang sama di kemudian hari, pastikan bahwa Anda juga melakukan langkah-langkah pencegahan sakit maag.

Mengubah gaya hidup akan memberikan dampak yang signifikan terhadap kondisi Anda. Hal ini dikarenakan adanya beberapa kebiasaan yang rupanya dapat memicu reaksi pada tubuh yang akhirnya menyebabkan naiknya asam lambung.

  • Berhenti merokok dan mengonsumsi alkohol.
  • Berolahraga secara teratur.
  • Minum air dalam jumlah cukup setiap hari untuk menghindari dehidrasi.
  • Hindari stress yang bisa menyebakan asam lambung naik dan sediakan waktu yang cukup untuk beristirahat.
  • Perhatikan kebiasaan dan pola makan. Hindari makanan yang dapat memicu naiknya asam lambung, seperti makanan pedas, asam, berminyak, berlemak, dan mengandung alkohol. Selain itu, jangan makan dalam porsi terlalu banyak dalam 1 waktu makan.

Ketahui Definisi, Pemicu, Tanda dan Gejala Penyakit GERD (bukan maag) serta Cara Pengobatannya

GERD atau Gastroesophageal reflux disease adalah penyakit yang menyerang saluran pencernaan. Penyebab utamanya adalah refluks, yaitu kondisi ketika asam lambung naik ke esofagus. Inilah pemicu mengapa penderitanya akan merasakan mual, bahkan muntah-muntah. Gejala lainnya yang umum adalah rasa terbakar pada dada atau heartburn.

Pemicu GERD Serta Faktor Risikonya

Di antara lambung dan esofagus, terdapat otot melingkar yang disebut dengan sphincter. Otot terrsebut dapat mengendur untuk membuka (ketika kita menelan agar cairan dan makanan masuk ke lambung), dan mengencang untuk menutup (ketika cairan dan makanan sudah masuk ke dalam lambung).

Apabila katup tersebut melemah atau mengendur pada kondisi yang tidak umum, isi lambung termasuk asam bisa naik dan masuk ke esofagus. Jika hal ini terus-menerus terjadi, lapisan dinding esofagus akan mengalami iritasi dan memicu terjadinya radang (esofagitis). Peradangan ini lama-kelamaan akan mampu merusak lapisan esofagus. Akibatnya, komplikasi pun tidak terhindarkan. Bahkan,esofagitis yang tidak diatasi dapat memicu pendarahan sampai kondisi pra-kanker yang dikenal dengan nama Barrett’s esophagus.

Sementara itu, faktor risiko atau kondisi yang ditengarai merupakan penyebab GERD termasuk:

  1. Kegemukan atau obesitas.
  2. Hernia hiatus.
  3. Kehamilan
  4. Tertundanya pengosongan lambung, seperti ketika pasien telat makan.
  5. Asma
  6. Kebiasaan merokok.
  7. Diabetes
  8. Gangguan pada jaringan ikat, misalnya scleroderma.

Gejala yang Menandai GERD

Kemudian, tanda tanda penyakit GERD yang umum dialami oleh para pasiennya adalah:

  1. Perasaan terbakar di bagian dada atau heartburn. Kondisi ini terkadang terasa sampai ke tenggorokan dan timbul bersamaan dengan sensasi asam pada mulut.
  2. Rasa nyeri di bagian dada.
  3. Kesulitan untuk menelan atau disfagia.
  4. Batuk kering.
  5. Sakit tenggorokan dan/atau suara yang menjadi serak.
  6. Munculnya rasa tidak nyaman pada tenggorokan, atau timbulnya benjolan.
  7. Mual dan muntah (regurgitasi) cairan asam lambung atau makanan.

Mengobati dan Menangani GERD Secara Efektif

Agar hasilnya maksimal, penanganan penyakit ini memerlukan dua langkah yang harus dilakukan bersamaan.

1. Obat untuk GERD
Jenis obat yang digunakan untuk menangani GERD adalah jenis yang dapat menetralkan asam lambung, mengurangi jumlah produksi asam lambung, memperkuat sphincter, dan memperbaiki kerusakan yang terjadi pada lapisan pelindung saluran cerna.

  • Antasida.
    Obat maag satu ini tentu sudah tidak asing lagi di telinga karena banyak ditemukan di pasaran. Fungsinya adalah untuk menetralkan asam lambung dan dapat dikonsumsi dalam bentuk tablet maupun sirup.
  • H2 Receptor Blocker.
    Jenis obat GERD ini fungsinya adalah untuk mengurangi jumlah asam lambung yang diproduksi. Contonya adalah ranitidine, famotidine, cimetidine, dan nizatidine. Kerjanya tidak secepat antasida, namun dapat mengurangi jumlah asam lambung yang diproduksi sampai 12 jam.
  • Inhibitor pompa proton.
    Obat yang satu ini lebih kuat dalam mengeblok produksi asam lambung. Selain itu, jenis yang satu ini dapat memberi cukup waktu untuk memperbaiki jaringan esofagus yang telah rusak. Contohnya adalah omeprazole dan lansoprazole.
  • Penguat sphincter.
    Manfaat obat ini adalah untuk mengurangi frekuensi sphincter esofagus dalam melonggarkan/merilekskan diri sehingga mengurangi frekuensi terjadinya refluks.

2. Mengubah Gaya Hidup
Menggunakan obat saja tidak cukup efektif jika tidak diimbangi dengan perubahan gaya hidup. Langkah-langkah yang bisa ditempuh misalnya:

  • Menjaga agar berat bdadan ideal. Untuk penderita obesitas atau kegemukan, setidaknya kurangi dulu berat badannya. Sebab, lemak yang menumpuk di perut dapat menambah tekanan terhadap lambung.
  • Kenakan pakaian yang longgar, terutama di area perut dan pinggang.
  • Jauhi makanan serta minuman yang dapat memicu GERD. Misalnya gorengan, saus tomat, bawang putih dan bawang merah, kafein, dan alkohol.
  • Makan dengan porsi yang kecil, namun makanlah dalam frekuensi yang lebih sering. Misalnya, kurangi porsi makan menjadi setengahnya, namun makan sebanyak 6 kali sehari.
  • Jangan berbaring ketika sudah selesai makan. Sebaiknya, tunggu dulu sampai 3 jam sesudah Anda selesai makan.
  • Berhenti merokok agar kinerja sphincter esofagus meningkat.

√ Maag Akut Penyebab Kematian? Ketahui dan Pahami Cara Pengobatannya!

Mengetahui dan memahami pengobatan maag sejak dini untuk menghindari maag akut atau kronis sangat penting.

Maag akut adalah salah satu dari 2 jenis sakit maag, dengan maag kronis sebagai tipe lainnya. Kondisi sering diketahui dengan sifatnya yang muncul tiba-tiba. Dan seperti maag atau gastritis pada umumnya, penyakit ini diakibatkan ketika lambung memproduksi asam dalam jumlah berlebih. Akibatnya, lapisan pelindung yang menutupi sisi dalam lambung pun terganggu dan menyebabkan adanya kontak antara dinding lambung dengan asam tersebut.

Gejala Maag Akut yang Umum

Berikut ini adalah beberapa gejala yang dialami oleh para pasien penderita maag akut:

  1. Timbulnya rasa nyeri di area perut, terutama pada bagian ulu hati. Bagian ini berada di antara pusar dan tulang dada.
  2. Mual, muntah, dan rasa kembung. Hal ini diakibatkan proses perbaikan dinding lambung bagian dalam yang terjadi, sehingga asam lambung pun meningkat.
  3. Pada kondisi maag akut yang kronis, pasien bisa jadi menderita pendarahan di saluran cernanya. Hal ini ditandai dengan muntah darah dan tinja yang berwarna hitam. Hal tersebut disebabkan pengikisan dinding bagian dalam lambung yang berlebihan. Kondisi ini juga dikenal dengan nama tukak lambung.

Faktor Pemicu Maag Akut

Sementara itu, hal-hal berikut inilah yang dapat menimbulkan peradangan yang dialami pasien penderita maag akut:

  1. Menggunakan obat-obatan yang dapat menimbulkan iritasi pada lambung. Contohnya adalah obat-obatan non-steroid dan anti-radang, seperti jenis-jenis yang digunakan sebagai pereda demam dan nyeri (aspirin, ibuprofen, asam mefenamat, dan sebagainya).
  2. Meminum minuman beralkohol.
  3. Mengonsumsi makanan yang menyebabkan iritasi pada lambung. Contohnya makanan yang terlalu asam, makanan pedas, dan sejenisnya.
  4. Mengonsumsi minuman yang memiliki kandungan kafein. Contohnya soda, kopi, dan teh.
  5. Makan terlambat dari biasanya, makan dalam jumlah berlebih, dan makan tidak teratur.
  6. Stres atau kondisi pikiran yang tidak tenang.
  7. Infeksi dan radang lambung yang disebabkan oleh bakteri pylori.
  8. Gangguan pada autoimun, sehingga sistem kekebalan tubuh pasien justru menyerang jaringan-jaringan lambung.

Mengobati Maag Akut

Kunci utama agar maag akut dan pengobatannya efektif adalah menghindari hal-hal yang dapat memicu maupun memperparah penyakit ini. Selain itu, Anda pun dapat mengobati penyakit ini begitu gejalanya timbul. Langkah pertama yang bisa dilakukan adalah dengan menggunakan obat maag. Ada banyak pilihan obat yang tersedia di apotek.

Apakah obat maag adalah satu-satunya cara untuk mengobati penyakit ini? Jawabannya adalah tidak. Sebab, ada beberapa jenis makanan yang dapat Anda manfaatkan sebagai obat maag herbal atau alami, misalnya:

  1. Madu.
    Bahan satu ini berkhasiat dalam menjaga agar keasaman di dalam lambung tetap berada pada kadar normal. Hal ini dikarenakan kemampuan madu untuk menghambat produksi asam lambung dalam jumlah berlebih. Selain itu, kandungan anti-bakteri pada madu juga mampu membunuh H. pylori.
  2. Pisang.
    Kandungan kalium yang banyak ditemukan di dalam pisang bermanfaat untuk menjaga agar kondisi asam di dalam lambung tetap terjaga dengan normal. Anda dapat mengonsumsi 3 buah pisang setiap hari ketika gejala timbul.
  3. Kentang.
    Khasiat yang diberikan oleh kentang mriip dengan pisang karena bahan makanan ini juga mengandung kalium. Meski demikian, jumlahnya tidak sebanyak yang ada di dalam pisang.
  4. Kedelai.
    Jenis kacang-kacangan yang satu ini juga memiliki kandungan kalium. Pada 250 gr kacang kedelai, terdapat kalium yang jumlahnya sama dengan kalium pada 1 buah pisang.
  5. Brokoli.
    Senyawa sulforaphane di dalam sayuran hijau ini memiliki sifat anti-bakteri. Maka, bahan makanan satu ini juga dapat membantu membunuh bakteri H. pylori. Anda bisa mengonsumsi sayur ini sebanyak 2 kali dalam sehari dalam kurun waktu minimal seminggu untuk mengobati maag.

√ Bagaimana Stress Asam Lambung Naik Terjadi? Ketahui Alasan dan Tips Mengobatinya

Apakah stress asam lambung naik memang mungkin terjadi? Barangkali, pertanyaan ini sering muncul di pikiran Anda. Apalagi kalau rasa sakit di area ulu hati seringnya timbul saat Anda sedang stres atau punya banyak pikiran.

Bagaimana Stres Memicu Maag

Pada lambung yang kondisinya sehat, ada lendir penghalang untuk mencegah terjadinya kontak langsung antara asam lambung dengan lapisan permukaan dalam organ ini. Dan lendir ini diproduksi terus-menerus sebagai pelindung lapisan dalam dari dinding lambung.

Kondisinya haruslah seimbang. Asam lambung jangan sampai melukai dinding dalam lambung berkat adanya lendir penghalang tadi. Lalu, jika ada kontak langsung, lambung idealnya akan segera “menambal” dengan segera.

Sementara itu, bagi seseorang yang menderita maag, keseimbangan ini tidak dapat berjalan dengan baik. Akibatnya, lapisan lambung pun bersentuhan langsung dengan asam lambung. Kerusakan yang lebih lanjut pada dinding bagian dalam organ yang satu ini pun terjadi. Lebih parah lagi, kondisi ini dapat berlanjut menjadi tukak lambung.

Ada beberapa hal yang dapat memicu terjadinya kontak tersebut. Salah satunya adalah produksi asam lambung yang berlebih sehingga lendir penghalang yang dihasilkan tidak mampu menahannya.

Lantas, bagaimana hubungan antara naiknya asam lambung karena stres?

Stres sangat memengaruhi kondisi tubuh kita secara keseluruhan. Salah satunya adalah dengan meningkatnya senitiviitas tubuh terhadap rasa rakit karena rangsangan pada bagian otak tertentu yang dipicu stres. Jadi, meskipun asam lambung tidak terlalu meningkat, penderita akan merasa lebih sensitif.

Alasan lainnya adalah dampak stres dalam menurunkan jumlah hormon yang dikenal dengan prostaglandin. Padahal, hormon tersebut berfungsi untuk membantu memperkuat lendir penghalang di dalam lambung tersebut.

Selain dikarenakan stres atau tekanan, turunnya kadar hormon prostaglandin juga dapat diakibatkan oleh faktor-faktor lainnya. Misalnya penggunaan obat kategori NSAID atau anti-radang dan non-steroid, konsumsi alkohol, jenis-jenis antibiotik tertentu, rokok, dan infeksi yang disebabkan bakteri H.pylori.

Bagaimana Cara Mengelola dan Mengendalikan Stres

Sayangnya, stres tidak dapat dihindari. Meski demikian, untungnya stres masih bisa kita kendalikan atau kelola. Pastinya cara ini akan sangat membantu Anda jika naiknya asam lambung sering dialami ketika sedang banyak pikiran.

Bagaimana caranya?

Sebenarnya, ada berbagai macam pilihan yang dapat Anda pilih untuk mengendalikan tingkat stres Anda. Misalnya, jangan lupa untuk makan teratur terlepas dari seberapa sibuknya Anda. Menjaga agar Anda tidak kurang tidur juga akan sangat membantu mengatasi stres. Sebab, kurang tidur akan membuat tubuh lekas lelah sehingga stres pun bisa dijamin akan datang.

Jika Anda akhirnya sudah memiliki waktu luang, Anda bisa manfaatkan momen tersebut untuk beristirahat. Melakukan kegiatan yang Anda sukai juga akan sangat membantu menyingkirkan beban pikiran. Contohnya, Anda bisa lakukan hobi Anda.

Ubah Gaya Hidup

Mengubah gaya hidup akan berpengaruh besar terhadap kadar stres Anda. Salah satunya adalah dengan menjaga pola makan. Hindari jenis-jenis makanan yang dapat memicu naiknya asam lambung, seperti makanan berlemak. Sebab, waktu yang diperlukan untuk mencerna makanan berlemak lebih lama, sehingga lambung pun akan mengeluarkan asam lambung lebih banyak.

Hindari juga cokelat, makanan pedas, kopi, dan alkohol karena dapat membuat katup di bagian bawah kerongkongan “longgar”. Akibatnya, asam lambung pun naik dengan lebih mudah.

Pakaian yang Anda kenakan juga dapat menimbulkan maag. Karenanya, hindari mengenakan pakaian yang ketat pada bagian perut. Tekanan tersebut dapat membuat isi perut Anda terpancing dan kembali ke esofagus, dan bahkan membuat Anda muntah-muntah. Pakaian yang longgar di area perut pastinya jauh lebih disarankan.

Terakhir, sebaiknya Anda tidak sering-sering melakukan gerakan yang dapat menekan bagian perut Anda. Dan jangan langsung berolahraga setelah makan. Baiknya, tunggu kira-kira 2 sampai 4 jam setelah makan sebelum Anda berolahraga.

Tips Mengobati Sakit Maag dengan Cara yang Alami dan Sehat

Tips Mengobati Sakit Maag dengan Cara yang Alami dan Sehat – Meskipun sakit maag merupakan kondisi yang terbilang umum diderita banyak orang, bukan berarti penyakit ini lantas bisa disepelekan. Justru, penyakit maag yang tidak diobati dengan segera akan dapat memicu timbulnya luka pada lambung, atau kondisi yang juga disebut dengan tukak. Pada kesempatan kali ini, kami akan berbagi beberapa tips mengobati sakit maag secara alami yang dapat Anda coba selain mengonsumsi obat maag.

Pengobatan Alami untuk Sakit Maag

  1. Konsumsi sari kedelai.

Cara membuat minuman ini sangat mudah dan bahannya pun mudah ditemukan. Sangrai terlebih dahulu biji kedelai, kemudian haluskan dengan menggunakan blender. Seduh biji yang sudah dihaluskan dengan air panas dan minum saat masih hangat.

  1. Minum air perasan kunyit.

Kunyit memiliki segudang khasiat, dan mengobati maag adalah salah satunya. Pertama, parut kunyit lalu peras dengan menggunakan saringan.Minum air perasannya secara teratur di pagi dan sore hari. Anda juga dapat menambahkan madu dan/atau air hangat sesuai dengan selera.

  1. Makan pisang raja.

Anda cukup mengonsumsi pisang raja 2 kali sehari saat maag datang menyerang. Yang perlu diingat adalah jangan sampai Anda makan terlalu banyak karena hal tersebut justru dapat berakibat negatif bagi kondisi Anda.

  1. Atur pola makan Anda.

Salah satu penyebab maag adalah pola makan yang buruk. Maka, tentu mengatur pola makan Anda adalah solusi untuk mengobati sakit Anda sekaligus mencegah agar Anda tidak sakit lagi di kemudian hari. Atur jam makan Anda dan pastikan bahwa tidak ada satupun yang terlewat.

  1. Pilih jenis makanan secara cermat.

Tidak hanya makan tepat waktu, Anda pun wajib memilih jenis-jenis makanan yang aman bagi kondisi lambung Anda. Makanan yang kandungan gas atau dapat memicu naiknya asam lambung jelas tidak disarankan untuk dikonsumsi, seperti makanan berminyak, asam, pedas, dan bersantan. Selain itu, saat maag datang menyerang, kurangi makanan yang kandungan seratnya tinggi karena jenis tersebut justru sulit dicerna di dalam lambung.

Semoga tips-tips tersebut dapat membantu Anda kembali sehat dan tidak lagi mengalami rasa sakit karena maag di kemudian hari. Apabila Anda atau keluarga sudah terkena maag biasa atau maag kronis, hindari obat-obatan, karena sangat merugikan dan membuat tubuh jadi ketergantungan obat.

Sudah tidak jaman menggunakan obat maag, tinggalkan dan beralihlah ke produk herbal seperti koyo maag yang tak menimbulkan efek samping, hanya ditempel di perut, sakit maag sembuh. Sesederhana itu.